Perkembangan Cryptocurrency & Analisanya FOIN vs Bitcoin Cryptocurrency versi 1 dan 2

Konsep keberlangsungan sebuah jenis bisnis bisa bertahan lama jika ada keseimbangan SUPPLY dan DEMAND. Terkait tentang mata uang digital yang saat ini baru ngetrend, semua sepakat bahwa yang namanya mata uang digital criptocurrency adalah sebuah alat tukar. Konsep dasar terkait supply and demand sebuah criptocurrency adalah , value apa yang bisa didapatkan ketika dia memiliki criptocurrency tersebut ?

Sebuah cerita :
Aslinya hanyalah sebuah kertas, namun ketika kertas merah itu bernama rupiah 100.000 an, akhirnya kertas tersebut menjadi bernilai. Kenapa ? Karena dengan rupiah tersebut kita “bisa membeli apapun yang dibutuhkan di indonesia”. Mengapa itu terjadi ? Karena rupiah sudah di jamin negara menjadi sistem alat pembayaran di wilayah negara indonesia. Sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh warga negara indonesia. Kertas hanyalah kertas, tetapi karena ada jaminan oleh negara akhirnya menjadi bernilai. VALUE itu bernama jaminan dan aturan negara

Bagaimana dengan mata uang digital ? Kemunculan bitcoin memang telah sedikit merubah gaya manusia milenial sebagai alat pembayaran. Namun konsep bitcoin sebagai alat pembayaran masih mempunyai kelemahan diantaranya tidak ada jaminan asset di balik bitcoin itu sendiri. Banyak juga analisa yang memprediksi bitcoin akan jatuh, karena memang tidak adanya jaminan / VALUE dibalik bitcoin.

TETAPI jangan salah….bitcoin saat ini masih jadi raja. Kenapa ? Dan bisakah bitcoin terus menjadi raja di tengah munculnya cryptocurrency cryptocurency baru ? Bagaimana analisanya ?

Kembali pada teori supply dan demand, kenapa Bitcoin masih terus eksis ? karena saat ini dengan Bitcoin orang masih bisa membeli apapun, termasuk juga karena Bitcoin menjadi induk atas semua crypto. Ketika kita ingin beli crypto baru, biasanya kita akan beli Bitcoin lebih dulu dan ini juga salah satu value dari bitcoin. salah satu keunggulan valuenya adalah terkait faktor permintaan (Demand) pada Bitcoin itu sendiri. Sepertinya akan sangat tidak mudah untuk mengungguli bitcoin saat ini.

Namun seiring perkembangan teknologi, tidak ada hal yang tidak mungkin. Meskipun menjadi pioneer dan mengakar di dunia namun bukan tidak mungkin bitcoin akan mulai ditinggal oleh pemiliknya. Kenapa ? Karena VALUE yang hanya berdasar supply and demand.

Mata uang digital cyptocurrency versi pertama dibuat dengan konsep menciptakan sebuah teknologi dan komunitas.

BTC dan teman temannya seperti ripple, ETH dll dikenal sebagai crypto generasi pertama. Saat ini banyak bermunculan kripto baru entah berbentuk token maupun coin. Kemunculan crypto crypto baru tersebut selalu menawarkan keunggulan keunggulan meskipun banyak juga yang sampah dan hanya permainan uang ( money game ). Seperti halnya teknologi, konsep aplikasi blockchain pun juga terus berkembang. semua yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin. Saat ini telah bermunculan crypto baru. Bisa dikatakan setiap hari ada saja crypto lahir dari tangan tangan programmer.

Lalu apa syarat cryptocurrency bagus yang diprediksi bisa melampaui bitcoin ? Jawabnya adalah KEMUNGKINAN crytocurrency versi 3, yang telah mengadopsi VALUE BACK UP dibalik cryptocurrency itu sendiri. Jadi nilai valuasinya bukan hanya sekedar pada supply and demand.
Versi pertama adalah perkawinan antara TEKNOLOGI + KOMUNITAS sehingga harga hanya berdasar supply and demand pada komunitas tersebut.

Versi terbaru ketiga adalah perkawinan antara TEKNOLOGI + VALUE BACKUP + KOMUNITAS sehingga harga selain ditentukan oleh supply and demand juga ditentukan oleh VALUE BACKUP dari setiap coin.

VALUE BACKUP terbaik adalah sebuah object yang mempunyai nilai dan disepakati oleh banyak orang. Bisa berupa object seperti emas ataupun juga dari sebuah sistem bisnis yang sudah jalan.

Analisa FOIN vs Cryptocurrency Yang lain

Di FOIN ini VALUE BACK up nya adalah adanya AI ( artificial intelegency ) pada us stock yang secara otomatis memberikan cash flow peningkatan nilai coin itu sendiri dari waktu ke waktu.

Kemudian untuk penciptaan demand, kedepan sesuai rencana FO akan menjadikan foin sebagai media untuk berinvestasi di sektor sektor keuangan.

Saat ini banyak pemegang pemegang cryptocurrency FOIN yang kurang paham terkait perkembangan ini. Yang bedakan foin ( kripto versi 3 yg didukung dengan AI / artificial intelegance) dengan kripto generasi pertama (bitcoin dkk) adalah bukan hanya faktor supply and demand aja. Coba dipelajari di road map dan faktor faktor yg sudah dipaparkan pada whitepaper.

Kripto versi 1 dengan POW: mereka hanya sebuah token yg muncul ke pasar. Bitcoin menang karena dia adalah pioneer. Kenapa beberapa waktu lalu bitcoin naik..karena banyaknya permintaan bitcoin..dan menggunakan bitcoin sebagai standard untuk beli kripto yg lain…tetapi kenyataannya sekarang btc mulai turun….. permintaan kurang dan Nilainya murni karena suppy and demand.

Jelas Memang kenapa bitcoin bisa melambung. Semua itu memang permainan..karena dunia memang panggung sandiwara. Ketika ada investor besar masuk atau istilah bandar hal itu akan mengerek harga naik. Nah pertanyaannya siapa yg ngerek foin nanti ? Pakai uang siapa ?
Jawabnya nanti ketemu dibawah

Bedanya di FOIN ini :
Pada FOIN yg merupakan kriptocurency versi 3 dan POS ( profe of stage) …sebenarnya si FO ini hanya kasih kita ibarat sebuah voucher. Voucer yg berjumlah 100 juta. Yg 50 juta dia keep untuk kontrol harga. Yg 50 juta dikasih ke member diawal dengan cara dipaksa. Mungkin bahasa halusnya memang kita baru di beri pendidikan ttg kesabaran dalam berinvestasi.

 

 

Terus uang kita kemana? Uang kita saat ini masih terus dicompund di pasar modal US stock dengan menggunakan AI ( Trading ). Dulu yg dihargai 165$/ foin saai ini masih terus beranak pinak, yg nanti hasilnya akan dikasihkan ke kita juga melalui mekanisme pasar.

Kripto foin muncul dengan POS. proofe of stake. Ini salah satu yg bedakan dengan POW yaitu adanya sebuah BACK UP di balik token coin. Jadi kenapa FO berani mengatakan nilai naik 1$ ya dari hasil profit trading AI tersebut.

Jadi di kripto versi 1 tidak ada basis bisnis/values di setiap token…di versi 3 ini …biasanya kripto muncul dari sebuah bisnis yg sudah jalan. Kebetulan FO bisnisnya ya trading saham di US stock.

Jadi disini jelas bahwa kemunculan kripto generasi ketiga ini harga tidak hanya berdasar supply dan demand..tapi juga dari bisnis dibalik kripto itu sendiri.

Coba kalau kita googling saat ini kan hampir semua perusahaan besar keluarin mata uang digital sendiri kan ? Ini nanti bisa membunuh kripto versi pertama. Liat BTC sekarang anjlok…

Terus ketika nanti foin kita di lempar kepasar yg beli siapa ? Yg beli ya FO sendiri..pakai uang profit uang kita yg sudah di putar. Jadi ibarat kita WD dengan mekanisme masuk pasar. + pasar luar yg ingin beli FOIN karena brandingnya dimana mana….saat ini kan baru pencitraan sponsori sana sini. Biar aja……kita doakan sukses

FO bisnis nya masih tetap perdagangan saham. Keberadaan FOIN ini sebagai bentuk perluasan dan inovasi. Dengan teknologi blockchin FOIN juga diharapkan tramsfer tranafer uang besar antar negara jadi minim terkena regulasi karena melalui TOPENG yang bernama FOIN…..jadi menurut saya ini cerdas juga. Itu analisa yg saya pelajari

Kenapa juga FO berani sponsor F1 dan bersanding dengan merk merk perusahaan raksasa dunia? ..kalau model bisnisnya tidak jelas dan scam. Saya kira semua ingin FO dengan FOINnya sukses, jadi berpikir positif dan negatif itu pilihan. Namun bersikap positif itu keharusan kalau ingin sukses.

Comments are closed.