PENTINGNYA PERENCANAAN DALAM KEHIDUPAN KITA

PENTINGNYA PERENCANAAN DALAM KEHIDUPAN KITA

Karena pentingnya fungsi perencanaan, setiap organisasi besar pasti memiliki divisi ini, bahkan menjadi salah satu bagian terpenting.perusahaan/organisasi bahkan berani membayar mahal pada divisi perencanaan.

Ketika level perusahaan/organisasi saja memiliki atensi besar akan hal ini, tentu ini bisa menjadi pelajaran bagi kita pribadi pribadi yang ingin selalu beruntung agar lebih baik memperhatikan juga pada hal ini. Sudahkah kita merencanakan kehidupan kita ?
Mari mencoba tidak usah muluk muluk…sudahkah kita memiliki perencanaan untuk esok hari ? Besok saya rencana akan melakukan apa aja dan ini harus tertulis !
“GAGAL MERENCANAKAN = MERENCANAKAN UNTUK GAGAL”

Cobalah amati ayat berikut ini :
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Hasyr: 18).

Apa yang telah diperbuat untuk hari esok adalah sebuah bentuk persiapan, dan persiapan yang baik adalah dengan perencanaan yang matang.

Jadi ketika rencana rencana kita untuk hari esok sudah tertulis, maka pada saatnya kita tinggal melakukan apa yang telah direncanakan. Urusan nanti yang terjadi adalah diluar rencana, itu janganlah kita pikirkan karena itu sudah terkait akan hasil. Janganlah kita memastikan bahwa setiap hasil akan sesuai dengan rencana kita. Milikilah mindset bahwa. :

Kita harus berencana, tapi hasil harus kita serahkan 100% kepada Allah.  Minimal dengan memiliki rencana, ikhtiar kita akan selalu mengalir dan menjadikan kita tidak bingung dengan apa yang harus dikerjakan. Dengan memiliki rencana ibarat kita memiliki kompas akan arah usaha dan hidup kita.

Oleh karena itu mari kita segera membuat perencanaan minimal bagi diri pribadi kita, atau untuk hari besok. segera tulis besok saya mau ngerjakan apa dimana, mau solat duhur dimana, ashar dimana, mau mencoba warung makan kuliner dimana, mau ketemu siapa dan seterusnya. Atau ketika kita punya profesi karywan kita bisa melakukan perencanaan dengan menuliskan apa prioritas pekerjaan “listing to do” kita. Ketika rencana tersebut sudah dilaksanakan coba dicoret coret dan seterusnya.

Dan hal yang lebih penting dalam perencanaan adalah jadikan ibadah sebagai prioritas utama kalau ingin sukses dunia akherat.

Mari belajar untuk menjadikan hidup lebih baik dan berkualitas

Organisasi besar selalu punya divisi FUNGSI PERENCANAAN

Perencanaan adalah ibarat sebuah program software. Semahal apapun device tanpa software ( program yang terinstall) maka tidak akan berguna maximal

Perencanaan itu harus detail dan yang paling penting harus dilaksanakan

Orang sukses selalu memiliki “listing to do” secara tertulis

Pembuatan rencana harus mendasari pada goal ( target yang telah ditetapkan)

Fungsi pengawasan dengan menjalani konsep reward and punishment menjadi sangat penting demi terlaksananya program/rencana yang telah dibuat

Kunci sukses adalah konsistensi pada satu bidang yang telah direncanakan secara matang.

Apa rencana anda ?

“LETS GROW TOGETHER WITH ALLAH”

( erwin susetya – blogger lepas )

Mengapa Rendah Hati Itu Pilihan Terbaik ?

Mengapa Rendah Hati Itu Pilihan Terbaik ?

“Rendah hati itu baik” karena inilah yang diajarkan rasululloh…selalu berikan akhlak yang mulia. Meski diludahi dicaci dan dimaki, beliau tetap berikan kasih sayang kepada mereka yang memusuhinya.

Terus rendahkan hatimu sampai tidak ada orang yang bisa merendahkanmu.
Terus rendahkan hati serendah rendahnya, karena rendah hati bukan berarti rendah diri.

Dengan rendah hati, meski dibully dicaci dan dimaki…kita tetap bisa tersenyum , sampai dalam hati pun jadi kasihan sama orang-orang yang kerjaannya hanya” menjelekkan orang lain, mencemooh orang lain, merasa benar sendiri, menyalahkan pihak lain” dan bahkan tanpa menjadi bagian dari solusi.

Ayo tetap guyub rukun lurrr, jangan mudah terprovokasi !!

Ini ada kata-kata bagus :

“Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini. Maka aku putuskan untuk mengubah negaraku saja.

Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kotaku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku.

Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Ternyata aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini.”

Terus bergerak action sesuai peran kita, semoga masing masing diri kita bisa berikan kemanfaatan bagi orang lain, meski hanya baru lingkup keluarga. Biarkan Allah saja yang menilai kita. Jangan pernah ijinkan hati kita digalaukan akan penilaian orang. Move on bro !

“Urip kui urup” by kanjeng sunan kalijaga

kisah pengusaha sukses aburizal bakrie

kisah pengusaha sukses aburizal bakrieMungkin anda tidak pernah berpikir bahwa ternyata Aburizal bakrie pun pernah  lebih miskin daripada pengemis. beliau juga pernah punya hutang USD 1 miliar. namun pesan beliau meskipun dalam keterpurukan, kita tidak boleh memperlihatkan kita sedang terpuruk. ini seperti pesan dari ayah beliau Ahmad bakrie.  jangan biarkan dirimu di tempat yang gelap, karena di tempat yang gelap bayangan pun akan meninggalkanmu. Maka saat susah itu saya tetap tegar dan tidak menunjukkan keterpurukan. Sehingga walaupun dalam kondisi terpuruk  beliau tetap bisa terpilih jadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk yang kedua kalinya. kuncinya adalah tetap terus bergerak menghadapi masalah, menghargai waktu, fokus pada solusi serta pantang menyerah. berikut ini tulisan aburizal bakrie yang biasa dipanggil Ical dalam blog beliau :

Selama ini banyak orang bertanya kepada saya bagaimana rahasianya menjadi pengusaha yang sukses. Mereka berharap saya bersedia membagi pengalaman dan kiat-kiat berusaha supaya sukses. Bagi saya,  membagi pengalaman kepada orang lain menyenangkan, apalagi bila pengalaman saya tersebut bermanfaat.

Senin 5 April lalu, saya diundang oleh Universitas Islam As Syafiiyah, Jakarta, untuk membagi pengalaman. Dalam acara bertajuk “Studium Generale Kewirausahaan” itu saya diminta memberikan ceramah mengenai kewirausahaan dan kiat sukses berbisnis.

Kepada para mahasiswa saya katakan untuk sukses berbisnis kita tidak bisa hanya belajar di bangku kuliah saja. Bangku kuliah hanya mengajarkan dasar dan teori. Sisanya kita belajar kepada mereka yang telah berhasil. Orang itu tidak harus S3 untuk menjadi pengusaha. Bisa jadi hanya S1 seperti saya, bahkan ada yang tidak memiliki ijasah.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai usaha dan menggapai kesuksesan? Jawabannya adalah mimpi. Kita harus berani bermimpi menjadi orang yang sukses. Sejarah juga membuktikan banyak temuan hebat dan orang sukses dimulai dari sebuah mimpi. Kalau anda bermimpi saja tidak berani, ngapain membuka usaha.

Tentu saja tidak hanya berhenti sekedar mimpi untuk mencapai sukses. Setelah mimpi anda bangun, lalu pikirkanlah mimpi anda. Berfikirlah yang besar. Seperti kata miliarder Amerika Donald Trump; if you think, think big. Pikir yang besar, pikir jadi presiden, jangan pikir yang kecil-kecil.

Setelah itu anda buat rencana, buat rincian, dan bentuk sebuah tabel. Terakhir, yang paling penting, segera jalankan rencana tersebut. Jika anda bertanya perlukah berdoa? saya katakan berdoa itu perlu. Tapi perencanaan juga perlu. Doa saja tanpa perencanaan saya rasa tidak akan berhasil.

Dulu waktu masih kuliah, saya biasa membuat perencanaan dan membagi waktu. Saya bangun sholat Subuh, lalu latihan karate, setelah itu tidur lagi sampai pukul 10. Baru pukul 11 belajar. Wakuncar atau waktu kunjung pacar juga diatur pukul 19.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Jika sudah pukul 22.00 WIB, meski lagi asyik harus pulang untuk istirahat. Intinya dengan perencanaan, masalah akan terselesaikan dengan baik. Sekarang juga begitu, saya bagi waktu untuk partai dan lainnya. Pukul sekian seminar, pukul sekian jadi pembicara, pukul sekian memutuskan calon di pilkada. Kadang 10 masalah bisa saya selesaikan sehari.

Keluhan paling sering dilontarkan orang yang tidak berani berusaha adalah tidak mempunyai modal atau dana. Banyak juga yang berkata saya bisa sukses karena ayah saya pengusaha. Itu salah besar. Saat memulai usaha saya tidak mempunyai uang. Saat akan membeli Kaltim Prima Coal (KPC) saya juga tidak memiliki dana. Caranya saya datangi calon kontraktor dan tawarkan kerjasama yang menguntungkan dia, tapi saratnya dia pinjami saya dana. Saya juga mendatangi bank dan berkata demikian. Lalu dari uang yang dipinjamkan itu, saya membeli KPC dan sekarang menjadi perusahaan besar.

Jangan pernah bicara tidak punya dana. Uang datang jika ada ide besar atau ada proyek yang visible. Bill Gates juga tidak mempunyai uang, tapi dia mempunyai ide bagus. Dia tidak lulus kuliah, dia bukan anak orang kaya, tapi dari garasinya dia bisa membuat Microsoft jadi perusahaan besar.

Maka pikirkan ide yang bagus, lalu anda cari partner yang punya uang. Yakinkan dia dan berkerjasamalah dengan dia. Jika dalam kerjasama partner anda meminta keuntungan lebih besar, jangan persoalkan. Misal semua ide dari anda tapi anda hanya dapat 10%, itu tidak masalah. Sebab 10% itu masih untung dari pada anda tidak jadi bekerjasama dan hanya dapat nol %. Jangan lihat kantong orang, jangan lihat untung orang, lihat kantong kita ada penambahan atau tidak.

Setelah anda menjalani usaha, suatu saat anda pasti akan menghadapi masalah. Hadapi saja masalah itu, karena masalah adalah bagian dari hidup yang akan terus datang. Saya sendiri juga pernah menghadapi masalah saat krisis ekonomi 1997-1998. Saat itu keadaan perekonomian sulit, semua pengusaha dan perusahaan juga sulit.

Saat itu saya jatuh miskin. Bahkan saya jauh lebih miskin dari pengemis. Ini karena saya memiliki hutang yang sangat besar. Hutang saya saat itu sekitar USD 1 miliar. Di saat yang sulit ini biasanya sahabat-sahabat kita, rekan-rekan kita semua lari.

Karena itu di saat yang sulit ini, kita tidak boleh memperlihatkan kita sedang terpuruk. Jangan perlihatkan kita sedang gelap. Seperti yang diajarkan ayah saya Achmad Bakrie; jangan biarkan dirimu di tempat yang gelap, karena di tempat yang gelap bayangan pun akan meninggalkanmu. Maka saat susah itu saya tetap tegar dan tidak menunjukkan keterpurukan. Bahkan saya terpilih jadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk yang kedua kalinya. Kalau saat itu saya tunjukkan keterpurukan, mana mau mereka memilih saya.

Tapi yang penting setelah kita terpuruk, kita harus bangkit kembali. Kalau saat itu saya tidak bangkit, maka tidak bisa saya seperti saat ini. Saya berprinsip hadapi saja masalah, jangan lari. Banyak usaha yang saya lakukan, misalnya melepas saham keluarga dari 55% jadi tinggal 2,5%. Saya juga mencari pinjaman sana-sini. Bahkan saya telah pergi ke 220 bank di seluruh dunia untuk menyelesaikan masalah saya. Akhirnya dengan usaha keras pada tahun 2001 saya bisa bangkit kembali dan hutang saya bisa dilunasi dan bisnis saya membaik kembali.

Itulah pengalaman saya selama ini. Saya berharap bisa menjadi ilmu yang berguna. Papatah mengatakan pengalaman adalah guru yang paling baik. Sebagai penutup saya ingin bercerita mengenai kisah telur Colombus. Suatu saat Colombus menantang orang-orang untuk membuat telur bisa berdiri. Saat itu tidak ada satupun orang yang bisa membuat telur berdiri. Kemudian Colombus memberi contoh cara membuat telur berdiri dengan memecahkan bagian bawahnya. Lalu orang-orang berkata; ah, kalau begitu caranya saya juga bisa.

Nah, saya ingin menjadi Colombus. Saya tunjukkan caranya, lalu anda mengatakan; kalau begitu saya juga bisa. Kemudian anda memulai usaha dan menjadi berhasil dan sukses. Saya senang kalau anda sukses, karena semakin banyak orang sukses, semakin maju bangsa ini.

sumber : icalbakrie.com