Cara mensikapi kenaikan BBM

Saat ini masyarakat Indonesia sedang  di galaukan dengan rencana kenaikan BBM. Tentu hal ini sungguh menjadi perhatian serius bagi pemerintah, namun nampaknya opsi kenaikan BBM itu harus dan harus dilakukan. Bila tidak maka Indonesia akan menjadikan Negara bangkrut, karena harus mensubsidi BBM dengan nilai yang tidak sedikit, begitu kira-kira bahasa para pengambil kebijakan. Seluruh masyarakat dipaksa untuk bersinergi dan mendukung kebijakan  tersebut.

Sebagai manusia tentu saya punya pendapat yang lain. Pendapat saya memang kenaikan BBM adalah wajar dari waktu-ke waktu. Alasannya adalah karena faktor inflasi . bukan harga BBM nya yang naik, tapi nilai mata uang kita rupiah yang turun. Dalam mensikapi ini saya berpikir kita tidak boleh dipusingkan dengan hal ini. Bagaimanapun juga itu mungkin sudah sebuah kebijakan pemerintah yang telah diperhitungkan masak-masak. Kalau kita sebagai masyarakat masih mengeluh, maka menurut saya itu justru akan merugikan diri sendiri.

Saya percaya dari waktu ke waktu, tahun ke tahun kebijakan kenaikan harga BBM pasti selalu dilakukan. Kita masih ingat dulu jaman pak harto bensin masih seharga Rp 700 / liter namun sekarang sampai Rp 4500 / liter, bahkan menurut rencana sebentar lagi Rp 6.500 / liter. Yang pasti ini adalah ujian bagi bangsa Indonesia secara makro, dan ini ujian bagi individu-individu masyarakat Indonesia untuk bisa menghadapinya dengan baik.

Factor inti dari sikap yang baik menurut saya adalah merubah diri. Ingat sebuah ayat dalam Al-Quran bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubah dirinya sendiri. Jadi ketika ada situasi riel yang harus kita hadapi dengan kenaikan harga BBM ini, ya mari kita merubah diri. Kita jadikan situasi ini sebagai cambuk bagi kita untuk lebih besyukur keras, lebih bekerja keras, lebih optimis, sehingga kita bisa mencapai suatu level  financial dimana posisi harga BBM berapapun tidak merisaukan kita lagi. Tetap  melihat secara optimis dan bijak.

Kita tidak bisa merubah situasi dan kondisi  diluar diri kita, sebelum kita merubah diri kita sendiri. Mari merubah cara pandang dan sikap kita untuk selalu berprasangka positif terhadap apapun yang terjadi. Insyallah dengan selalu berprasangka positif hidup kita pun akan dimudahkan oleh Allah swt. Kalau kita banyak protes seperti  protes kalau BBM naik, itu pertanda kita tidak bersyukur, padahal kalau kita tidak bersyukur kita berarti jauh dari rahmat Allah dan pasti hidup malah akan semakin sulit dan ruyam. Tetap semangat sahabat dan tetap optimis

Comments are closed.